Playing Victim? Pinkan Mambo Berani Ancam Anak Kandung yang Telah Dilecehkan Suaminya, MA Akhirnya Speak Up Soal Tabiat Sang Ibu!

Berita235 Dilihat

Suara DenpasarPinkan Mambo, penyanyi tanah air itu kini kerap menjadi bahan perbincangan warganet usai sang anak mengakui suatu hal yang pahit.

Anak kandung Pinkan Mambo yang berinisial MA tersebut mengaku telah mengalami pelecehan yang dilakukan oleh ayah tirinya, yakni suami Pinkan sendiri yang bernama Steve Wantania.

MA mengaku bahwa dirinya sempat meminta tolong perihal pembuatan KTP kepada Pinkan Mambo, namun yang ia dapat malah perkataan yang tidak ingin ia dengar dari sang ibu.

Dilansir Suara Denpasar dari laman YouTube Feni Rose Official, MA menjelaskan bagaimana sang ibu mengancam dirinya.

Baca Juga:Sepakat dengan Manajemen, Suporter Bali United Cabut Keputusan Boikot, Siap Meramaikan Stadion Dipta

“Dia bilang kaya, ya kan aku bisa aja bilang ke semuanya ke entertainment segala macem kalo misal kamu yang nyamperin ke kamar suaminya,” ujarnya.

Tak sampai disitu, MA juga menceritakan secara detail bagaimana reaksi dirinya ketika mengetahui perkataan ibu kandungnya.

“Waktu itu posisinya aku lagi urusin kerja ditemenin sama temen aku dan dia disana yang ngeliat sendiri bacaan teksnya,” katanya.

Ia juga mengaku sampai menangis di depan temannya.

“Terus pas aku baca dia notice reaksi aku dan aku tiba-tiba nangis, karena emang kaya mama aku sendiri tuh tega banget ngomong kaya gitu,” lanjutnya.

Baca Juga:Sukses Kalahkan Persebaya, Pemain Seharga Rp 3,48 Miliar Ungkap Hal Positif Bagi Persija Jakarta

Bak playing victim, Pinkan Mambo mengatakan hal yang menurut MA sangat menyakiti hatinya.

“Itu memang luka yang paling dalam yang pernah aku alamin dan di-trigger sama mami dan bilang kalo misal itu salah aku dan lain-lain,” ungkapnya.

“Itu sakit banget, ngelukain aku banget,” tambahnya.

MA bahkan heran dengan sang ibu lantaran tak mempercayainya sampai saat ini.

“Reaksi aku, aku nangis karena mikirnya ‘why would you do that to me’ kenapa mami nggak percaya sampai sekarang pun, gitu,” pungkasnya.(*)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *