Alih Profesi Jadi Pedagang Bendera, Ibu Ini Bisa Cuan Jutan Perhari

Berita220 Dilihat

PURWASUKA – Jelang peringatan HUT RI ke-78 penjual bendera mulai menjamur di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Dalam moment peringatan Kemerdekaan RI ke-78 dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk menjual pernak-pernik atau bendera merah putih, banyak masyarakat yang menjadi pedagang bendera dadakan yang berjualan dii pinggir jalan.

Seperti yang dilakukan oleh Ika warga Cipaisan, Purwakarta. Ia yang sehari-hari berjualan kopi di Pasar Senen Purwakarta, beralih profesi jadi pedagang bendera dadakan, ia katakan kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya.

“Tiap tahun setiap mau agustusan, kalo sehari-hari mah dagang kopi di pasar Senen, ya karena udah tiap tahun jadi asik aja jualan bendera,” ujar Ika ditemui di lapak jualannya, Pada Jumat, 4 Agustus 2023.

Baca Juga:Alasan Keluarga Minta Kasus Bripda IDF Ditarik ke Bareskrim, Ada Apa dengan Polres Bogor?

Ika menjajakan bendera dagangannya di jalan utama non tol Jakarta-Bandung tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Cipaisan, Purwakarta.

Berbagai jenis dan ukuran bendera ia pasang di tali yang ia bentangkan, dengan tujuan agar calon pembeli bisa melihat jenis bendara apa saja yang ia jual. Ia tidak sendirian, di jalur itu banyak seki pedagang bendera dadakan yang juga berjualan bendera.

Ketika ditanya kenapa memilih beralih profesi berjualan bendera dadakan di banding jualan kopi, ika berseloroh mengatakan jualan bendera lebih menggiurkan dibanding berjualan kopi.

“Jauh berbeda omset jualan kopi dan bendera, sekarang paling (omset) 800 ribu sehari, sekarang-sekarang, kemarin mah masih kurang, biasanya tahun lalu bisa sampai jutaan,” kata Ika. 

Ika menyebutkan, berjualan bendera hanya sementara, sejak akhir bulan Juli lalu hingga nanti jelang hari H peringatan kemerdekaan. Dagangannya tidak pernah ia bereskan, jadi akan terus di lokasi yang sama siang malam.

Baca Juga:Ingin Cetak Sejarah Menang Hattrick Pemilu 2024, PDIP Latih Keterampilan Kader Muda Jadi Jurkam

“Paling sampai tanggal 16 Agustus nanti,” pungkasnya.

Sementara Dendi salah satu pembeli mengatakan, ia membeli bendera ukuran besar untuk di pasang di kantornya, sedangka bendera kecil masih tersedia.

“Ini tinggal yang besarnya baru beli (bendera) karena yang kemarin udah rusak, yang kecil mah masih ada. Kita pasang sampai 10 bendera di kantor,” ucap Dendi.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *